Nih… Kunci Kesempurnaan Kamar Tidur Utama!

Kamar tidur yang “sempurna” bukan semata tampak cantik dan didekor dengan barang-barang mahal. Menurut desainer interior dan Editor-at-Large Domainehome.com Estee Stanley, kunci kesempurnaan kamar tidur adalah barang-barang yang ditambahkan dalam kamar itu sendiri.

Sebagai contoh, untuk menyediakan rasa mewah dan kepuasan di dalam kamar tidur, sang desainer selalu menambahkan barang di dalam kamar sesuai kebutuhan, seperti sofa. Apapun barang yang terpilih, hal terpenting adalah mencegah barang tersebut menghalangi jalan di dalam kamar. Selain fungsional, barang tersebut juga harus pas dengan tampilan kamar.

“Bergantung pada keterbatasan ruang, (penambahan) itu bisa dalam bentuk tempat duduk ramping, sepasang ottoman berukuran besar, atau sofa,” ujar Stanley.

Bagi Anda yang punya kamar tidur utama dengan ukuran terbatas, tempat duduk ramping (narrow bench) merupakan penambahan sempurna. Stanley menyukai ide penggunaan barang-barang, khususnya tempat duduk terbuat dari baja. Menurut dia, barang-barang dari baja bisa memberikan tekstur dan dimensi pada kamar tidur.

Sementara itu, bagi Anda yang memiliki kamar tidur utama dengan ukuran cukup besar, ottoman bisa menjadi pilihan lain. Ottoman memberikan ruang tambahan untuk duduk, namun tidak membuat ruangan tampak penuh.

Terakhir, jika kamar tidur utama Anda berukuran besar, Anda bisa menempatkan sofa di bagian kaki tempat tidur. Jika menginginkan penambahan yang lebih unik, Anda bisa menempatkan barang-barang vintage seperti koper tua. Koper tersebut memberikan nuansa ekletik pada kamar tidur.

Dipublikasi di Uncategorized | Meninggalkan komentar

Pantry Mungil Berhias Pahatan Bunga

image

KOMPAS.com – Hiasan bunga yang dipahat pada pintu kabinet, serta olahan pada backdrop-nya, membuat pantry mungil ini tampil istimewa. Komposisi warna pantry ini biasa saja: finishing melamiknya toh pada kabinet bawah dipadu finishing duco putih pada kabinet atas. Top table-nya memakai granit hitam. Ukurannya mungil, hanya 230cm x 60cm. Namun aplikasi bunga yang dipahat di permukaan pintu kabinet atas, membuat pantry ini terlihat unik. Tampilannya semakin menarik dengan olahan wallpaper bergambar bunga yang ditempelkan pada backdrop kabinet.
Aplikasi bunga yang dipahat pada kabinet atas memiliki tiga ukuran diameter 7cm, 10cm dan 12cm. Pahatan-pahatan bunga itu ditempatkan secara acak di permukaan pintu kabinet. Coakan dan lengkungan bunga yang dikerjakan dengan rapi, serta efek terang-gelap cahaya lampu yang mengenai ukiran bunga, memberi tampilan yang tak biasa. Sementara gambar bunga pada backdrop, sebenarnya memakai wallpaper sisa. Karena motif wallpaper tersebut sesuai dengan tema bunga pada kabinet atas, dimanfaatkan untuk backdrop . Untuk melindungi wallpaper dari percikan air, permukaannya ditutup dengan kaca transparan 5mm. Pantry ini berada tepat di belakang foyer. Artinya, begitu tamu dipersilakan masuk ke bagian dalam rumah, maka pantry inilah yang pertama-tama akan dilihat oleh tamu. Pantry ini berada tepat di belakang foyer. Artinya, begitu tamu dipersilakan masuk ke bagian dalam rumah, maka Artinya, begitu tamu dipersilakan masuk ke bagian dalam rumah, maka pantry inilah yang pertama-tama akan dilihat oleh tamu. Wajar saja jika pemilik rumah yang berlokasi di BSD Tangerang ini berani menempatkan pantry mungil ini di balik dinding foyer. Meski mungil dan sederhana, pantry ini memang istimewa.(Dewi Kartini/iDEA)
Editor: R Adhi KSP
Sumber : iDEA

Dipublikasi di Interior | Meninggalkan komentar

Membuat Backpanel Dapur Menjadi Lebih Cantik

image

KOMPAS.com – Tempat berekspresi para pecinta kuliner juga butuh sentuhan kecantikan. Salah satunya dengan memainkan motif keramik pada backpanel . Warna merah selalu menggoda. Tapi untuk membuat dapur lebih cantik, tak hanya butuh permainan warna. Tekstur pun bisa jadi penentu ruang menjadi lebih cantik dan asyik saat digunakan. Olahan tekstur di dapur ini sangat terasa di bagian backpanel dapur. Saat memasak, bagian backpanel dapur adalah elemen dapur yang paling sering tampak di mata. Karena itu olahan visual yang menarik, menjadi penting untuk hadir di sana. Warna dan tekstur adalah solusi yang cantik untuk mendapatkan kesan “dalam” bagi motif- motif backpanel. Kesan “dalam” berguna untuk menciptakan efek luas pada area kerja dapur.
Dapur ini memiliki kabinet berwarna merah, berpadu dengan warna hitam dari top table dapur. Warna putih dari kompor menyatu dengan warna stainless steel yang berwarna khas pada cookerhood dan sebagian lis kabinet. Paduan warna ini memainkan komposisi yang seimbang dari sebuah desain modern. Desain modern banyak memainkan elemen warna dan elemen yang menimbulkan kesan dinamis. Nah, untuk menambah kecantikan pada dapur ini, efek tekstur dihadirkanr pada backpanel. Di sana dipasang keramik yang memiliki warna kecokelatan dengan efek tekstur tanaman. Keramik cokelat berada di backpanel yang sejajar dengan kompor.
Keramik ini berpadu juga dengan keramik motif batuan yang menempel di sisi kanan dan kiri kompor, tepat berada di bawah kabinet. Keramik bertekstur menjadi terlihat sempurna terlebih dengan adanya sorotan cahaya downlight hood. Keramik makin terlihat cantik bukan hanya karena warna, tapi karena tekstur dan efek cahaya. (Indra Zaka Permana/iDEA)
Editor: R Adhi KSP
Sumber : iDEA

Dipublikasi di Interior | Meninggalkan komentar

Lemari Penyimpanan: Pintu pun Tak Luput Dimanfaatkan

image

KOMPAS.com – Ukuran yang mungil bukan alasan untuk membiarkan dapur berantakan. Setiap perlengkapan dan kebutuhan dapur bisa tersimpan dengan baik. Salah satu contoh area penyimpanan efektif dan efisien, boleh contek lemari yang satu ini. Layaknya lemari penyimpanan pada umumnya, lemari ini pun terdiri dari rak-rak. Uniknya, rak tidak hanya ditemukan di dalam lemari, pun di bagian belakang pintunya. Lebih menarik lagi, karena rak-rak tersebut bisa diatur tinggi rendahnya, dan ditukar posisi ke atas dan bawah dengan mudah.
Apa pasal? Rak-rak ini menempel pada besi serupa rel di kiri dan kanan. Pada rel besi ini terdapat banyak lubang, yang digunakan untuk mengaitkan pengait yang ada di setiap rak. Kreatif! Supaya tidak bertabrakan, antara rak di pintu dan bagian dalam lemari, pintar-pintarlah mengatur posisinya. Rak di kedua bagian lemari ini harus dibuat berselang-seling. Artinya, rak di pintu harus diposisikan mengisi rongga antar rak, di bagian dalam lemari. Dengan demikian, pintu lemari tetap bisa tertutup rapat. Cara penempatan rak seperti ini, ada di bagian dalam dan pintu lemari, memberikan wadah penyimpanan dua kali lebih banyak. Mengaplikasikan ide kreatif ini di dapur Anda niscaya akan sangat membantu mengatasi masalah dapur yang selalu berantakan. Wadah penyimpanan sudah memadai, masalah berikutnya tinggal kemauan untuk menjaga dapur tetap rapi. Setuju? (Anissa Q. Aini/ iDEA)
Editor: R Adhi KSP
Sumber : iDEA

Dipublikasi di Interior | Meninggalkan komentar

Sundapedia

http://sundapedia.net/media.php?module=home

Dipublikasi di Budaya | Meninggalkan komentar

Kamar Anak dengan Ruang Bermain di Dalamnya

image

KOMPAS.com – Anak membutuhkan tempat bermain yang menyenangkan, bersih aman dan nyaman. Kamar anak menjadi salah satu tempat yang cocok untuk mewadahi kegiatan itu. Sebagai orang tua, Anda tentu ingin si keci betah berada di rumah bukan? Nah, salah satu solusinya adalah dengan menghadirkan ruang bermain. Ruang ini tidak perlu besar yang penting organisasi ruangnya teratur, agar anak leluasa dan nyaman beraktivitas, sekaligus dapat menyimpan seluruh perlengkapan bermainnya. Meski begitu, ada beberapa hal yang patut diperhatikan ketika membangun area bermain untuk anak. Simak beberapa hal berikut:
1. Keamanan. Anak kecil gemar menyentuh barang yang ada di sekitarnya. Untuk itu jauhkan perabot elektronik dan benda-benda tajam dari jangkauannya. Lalu jika ruang bermain terletak di lantai atas, beri pagar pembatas untuk menghindari bahaya terjatuhnya si kecil. pagar pembatas untuk menghindari bahaya pagar pembatas untuk menghindari bahaya terjatuhnya si kecil.
2. Kebersihan tempat. Pasang beberapa buah jendela untuk memutar udara di dalam ruangan, serta memasukkan cahaya matahari. Jangan terlalu sering membiarkan anak bermain di ruangan ber-AC. Bersihkan ruangan secara rutin, agar anak tak mudah sakit.
3. Material yang aman. Material di sini adalah penutup lantai dan tembok. Untuk lantai lapisi dengan karpet tebal yang lembut atau karpet plastik bergambar binatang atau angka untuk merangsang imajinasinya. Untuk tembok, karena si kecil masih gemar berekspresi melalui coretan dan gambar, maka pilih pelapis dinding yang mudah dibersihkan.
4. Furnitur ringan. Biarkan si kecil bereksplorasi dengan benda-benda disekitarnya, termasuk bangku dan meja. Maka dari itu, pilih furnitur dari bahan plastik yang ringan diangkat. Selain memudahkan anak untuk memindahkan juga tak akan melukai saat bangku itu jatuh ke kakinya. Pilihan furnitur warna-warni memberikan suasana ceria pada ruang bermainnya.
5. Kotak penyimpanan. Sediakan kotak atau lemari penyimpanan yang cukup untuk menampung seluruh mainan dan perabot anak. Simpan mainan yang sering digunakan pada laci bagian bawah, agar ia mudah mengambilnya saat diperlukan.
6. Bermainlah dengan warna dan aksesori di ruangan anak. Warna kontras yang cerah mampu merangsang imajinasinya dan membangun suasana ceria di dalamnya. Misalnya, wallpaper  bergambar tokoh kartun favoritnya atau gambar langit warna biru cerah di plafonnya.  (Astri Diana/iDEA) Editor: R Adhi KSP
Sumber : iDEA

Dipublikasi di Interior | Meninggalkan komentar

Simpan Buku dan Mainan di Area Headboard? Bisa!

image

KOMPAS.com – Area headboard kerap luput dari perhatian. Padahal jika dimanfaatkan dengan baik, area ini efektif menambah area penyimpanan. Apalagi di kamar anak, yang sudah pasti menampung banyak sekali barang. Mulai dari buku, mainan dan berbagai pernik kesukaan si buah hati. Hal yang sama terjadi juga di kamar anak yang jagoan yang mendiami kamar ini. Terbayang kan, berapa banyak mainan yang ada di kamar ini? Beruntung sang orang tua memiliki ide menarik untuk menambah wadah penyimpanan, tanpa perlu menempatkan perabot baru. Area headboard-lah yang dimaksud. Biasanya area ini hanya dinding biasa, yang paling-paling dihias wallcover atau bingkai foto. Di kamar tidur ini area headboard disulap jadi lemari penyimpanan berukuran besar. Di sinilah berbagai mainan dan pernik milik si kecil bersarang, saat tidak digunakan.Desainnya tidak dibuat kaku, seperti layaknya rak atau lemari. Ada unsur dinamis dari permainan kayu dan kaca, serta tertutup dan terbuka. Sehingga, tampilan area ini pun tidak lantas terasa kaku. Di foto ini, rak headboard tidak dibuat menutupi seluruh dinding, tapi jika memang dibutuhkan tidak ada salahnya. Anda membuatnya hingga setinggi langit-langit. Tampilan lebih ceria bisa didapat dengan cara mewarnai rak dengan warna-warna cerah, khas karakter anak. Tertarik mencoba? (Anissa Q. Aini/iDEA)
Editor: R Adhi KSP
Sumber : iDEA

Dipublikasi di Interior | Meninggalkan komentar